Lantai Vinyl Sebagai Alternatif Penghias Interior Rumah

Lantai Vinyl Sebagai Alternatif Penghias Interior Rumah

Lantai vinyl mulai banyak digunakan pada saat ini. Bahannya kuat dan fleksibel, serta motifnya beragam. Dari segi biaya pun lantai vinyl terbilang relatif murah. Dengan perawatan yang tepat, lantai ini bisa bertahan selama 15-20 tahun. Cara perawatannya pun cukup mudah. Selain itu, lantai ini memiliki sentuhan lembut dan hangat untuk kaki.

Dalam pembuatannya, lantai ini diproduksi memakai teknologi printing. Dengan teknologi tersebut, lantai ini lebih mudah diproduksi dalam berbagai motif dan corak.

Teknologi printing bisa menghasilkan motif yang sangat mirip dengan motif aslinya. Lantai ini tahan terhadap air, karena bahan yang dipakai ialah bahan PVC yang merupakan bahan yang elastis dan fleksibel. Sehingga air tidak meresap ke dalam. Selain itu, dengan memakai bahan PVC, lantai ini mudah dipasang dan jika diinjak terasa empuk dan nyaman.

Lantai ini memberikan kemudahan dalam pemasangannya dan dapat disesuaikan dengan ukuran ruangan. Ada tiga bentuk lantai vinyl yang bisa Anda pilih sesuai ukuran dan kebutuhan Anda, yaitu vinyl roll (berbentuk gulungan dengan dimensi yang cukup luas tetapi lebih tipis dibandingkan dengan vinyl lain), vinyl plank (paling tebal dibanding vinyl lain dan berbentuk persegi panjang), dan vinyl tile (berbentuk persegi empat dan memiliki warna yang beragam).

Untuk ruangan kecil, Anda bisa memilih vinyl tile. Sedangkan, untuk ruangan yang besar, Anda bisa menggunakan vinyl roll atau vinyl plank.

Pada setiap lembar vinyl terdapat tiga lapisan. Lapisan tersebut, yaitu, printing, backing, dan mika. Lapisan printing merupakan lapisan corak dan motif. Pada lapisan backing terdapat lapisan yang menentukan jenis vinyl. Sedangkan pada lapisan mika merupakan lapisan yang melindungi lapisan printing agar warnanya tidak pudar jika terkena matahari atau saat di pel.

Motif vinyl yang banyak diminati ialah motif kayu. Motif ini pun banyak desainnya. Motif kayu didesain menyerupai motif asli dari berbagai kayu, seperti kayu jati, cemara Sri Lanka, dan sebagainya.

Warnanya pun banyak yang menarik, di antaranya warna yang agak gelap, warna yang sama persis dengan kayu aslinya, dan warna yang sedikit keluar dari kayu aslinya. Untuk warna yang agak gelap akan membuat suasana lebih hangat. Dan, ruangan akan terlihat lebih luas jika menggunakan warna terang.

Vinyl motif kayu mudah dibersihkan. Namun, ada beberapa hal yang mesti diperhatikan, jika Anda menggunakan sapu, sebaiknya memakai sapu nylon yang lembut agar tidak merusak lantainya. pusat bibit ikan murah

Untuk mengepelnya pun tidak perlu memakai kain pel yang basah, cukup kain pel yang lembap saja. Jika Anda mengepel memakai kain pel yang basah dalam jangka panjang, maka akan muncul gelembung pada lantai.

Agar vinyl motif kayu Anda awet, sebaiknya jauhkan benda-benda kasar atau tajam yang berpotensi merobek lapisannya. Anda harus berhati-hati saat memindahkan barang-barang seperti meja, lemari, atau furnitur berat lainnya. Jika lantai Anda rusak, maka Anda harus menggantinya atau menambalnya.

Selain motif kayu, ada juga lantai vinyl dengan motif karpet (vinyl carpet tile). Perawatannya mudah dan hampir sama dengan motif kayu. Permukaan motif ini tidak berbulu tetapi tetap memiliki emboss seperti karpet pada umumnya.

Cara Pemasangan

Lantai vinyl memang mudah dipasang, tetapi Anda perlu memperhatikan beberapa hal sebelum Anda memasangnya di lantai rumah. Kondisi lantai rumah Anda harus rata, lantai harus bersih dari debu, butiran pasir, atau hal-hal lainnya yang bisa menyebabkan hasil pemasangan kurang maksimal, dan lantai harus dalam keadaan kering.

Setelah hal-hal tersebut dilakukan, Anda bisa langsung memasang vinyl pada lantai rumah. Dalam pemasangannya ada beberapa tahap yang harus diperhatikan.

Tahap pertama, Anda harus mengukur ketinggian antara lantai dengan pintu. Lalu, Anda harus menentukan ketinggian antara pintu dengan vinyl. Hal ini agar pintu bisa dibuka dan ditutup tanpa ada hambatan. Setelah daerah pintu selesai, samakan ketinggian vinyl ke seluruh ruangan yang akan dipasangi vinyl.

Tahap kedua, yaitu pengeleman. Bagian yang harus Anda lem ialah bagian dasar lantai dan bagian bawah lembaran vinyl secara merata. Pengeleman dilakukan sesuai kebutuhan. Lalu, diamkan sekitar 10 menit agar mendapatkan hasil yang maksimal.

Tahap ketiga ialah meletakkan lembaran vinyl pertama. Lembaran vinyl sebaiknya pertama kali dipasang sejajar dengan dinding terpanjang di rumah Anda. Rekatkan lembaran vinyl tersebut dengan dasar lantai. Lalu, ratakan kerekatan vinyl dengan menggunakan palu karet.

Tahap keempat, rekatkan lembaran vinyl selanjutnya sesuai dengan yang Anda inginkan. Karena lantai vinyl mempunyai motif, Anda bisa memasang lembaran selanjutnya dengan meneruskan atau menyambung motif sebelumnya. Atau mungkin saja Anda bisa memainkan imajinasi Anda.

Tahap kelima, pemasangan lembaran terakhir. Pada tahap ini, Anda sebaiknya teliti. Hal yang harus Anda lakukan pada tahap ini ialah memotong lembaran vinyl terakhir dengan ukuran yang tepat. Hal tersebut agar tidak ada celah antar sambungan lembaran vinyl dan hasilnya sempurna.

Simak Juga: Memilih Jendela Rumah Yang Harus Di Perhatikan

Cara Memperbaiki Lantai Vinyl yang Rusak

Jika lantai vinyl Anda rusak, maka Anda harus menggantinya. Tetapi sebelum diganti, ada satu cara yang praktis untuk memperbaiki kerusakan tersebut. Salah satu cara memperbaiki lantai Anda yang rusak ialah menambalnya. Cara tersebut cukup praktis, hemat, dan tidak memakan waktu yang lama. Berikut ini langkah-langkah menambal lantai Anda yang rusak.

Langkah pertama, sediakan lembaran vinyl dengan motif yang sama, gunting, pisau cutter, penggaris, lakban, dan double tape. Jika Anda masih menyimpan lembaran vinyl sisa pemasangan sebelumnya, Anda bisa menghemat pengeluaran perbaikan.

Kedua, gunting lembaran vinyl yang disiapkan untuk menambal yang rusak. Ukurannya harus sedikit lebih besar dari area lantai yang rusak.

Ketiga, tempelkan lembaran vinyl yang telah digunting tersebut ke area lantai yang rusak dengan menggunakan lakban.

Langkah keempat, potong lembaran vinyl yang ditempelkan tadi dengan menggunakan pisau cutter. Pastikan lembaran vinyl yang terpasang sebelumnya di lantai ikut terpotong. Setelah itu, lepaskan lakban dan ambil bagian vinyl yang rusak.

Langkah selanjutnya, tempelkan double tape di area lantai yang tidak terlapisi lembaran vinyl.

Terakhir, siapkan lembaran vinyl yang baru dan rekatkan ke area yang sudah ditempeli double tape tadi.

Banyaknya pilihan serta cara perawatan dan pemasangan yang mudah, lantai vinyl bisa menjadi alternatif dalam menata interior rumah Anda. Dengan harga yang relatif murah, Anda bisa mendapat suasana yang berbeda. Kalau pun bosan dengan motif sebelumnya, Anda bisa menggantinya kapan saja dan tentu saja tidak memerlukan biaya yang terlalu tinggi.

Dengan segala kelebihan yang dimilikinya, interior yang satu ini memang bisa memberikan banyak sentuhan lembut. Dengan desain lantainya yang tidak membuat penghuni rumah bosan, tentunya interior dari lantai ini layak dikedepankan. Lantai vinyl pun memang sudah banyak dipasarkan sehingga mudah untuk didapatkan. Semoga informasi ini bermanfaat dan bisa menambah pengetahuan lebih seputar rumah.