Biaya Arsitek Rumah

Apabila Anda ingin membangun sebuah rumah idaman untuk keluarga, tentu ada banyak hal yang akan menjadi pertimbangan Anda. Bagaimana mendesain rumah, menyiapkan biaya, struktur bangunan, siapa yang mengawasi, kapan rumah selesai dan lain-lain. Masalah tersebut seringkali muncul pada saat membangun sebuah rumah dan membutuhkan jawaban serta solusi.

Apabila Anda mempunyai cukup waktu dan energi untuk menjawab sendiri pertanyaan itu tentu bukan menjadi masalah. Namun untuk Anda yang tidak mempunyai cukup waktu dan energi, menggunakan jasa arsitek adalah solusi yang tepat. Mengapa memakai jasa arsitek itu penting?

Untuk mereka yang berniat untuk membangun sebuah rumah, keberadaan seorang arsitektur memang sangat dibutuhkan. Jasa arsitek ini tentu sangat dibutuhkan guna membantu pemilik rumah untuk mewujudkan desain rumah yang sesuai dengan keinginan.

Apabila Anda berniat untuk membangun sebuah rumah, berikut ini adalah daftar harga jasa arsitek:

Kebanyakan seorang arsitektur biasanya menawarkan jasanya dalam bentuk desain gambar. Dari segi desain gambar tersebut, seorang arsitektur menawarkan tarif jasanya dengan berbagai macam cara, salah satunya adalah hitungan per meter persegi.

Untuk hitungan per meter persegi adalah hitungan dimana seorang arsitektur membuat tarif jasanya berdasarkan luas rumah yang ingin dibangunnya. Contohnya jika seorang arsitektur mendesain sebuah rumah, setelah desainnya sudah jadi maka dapat diketahui bahwa luas bangunan rumah tersebut mencapai 200 m2. Maka hitungan biaya adalah luas bangunan dikalikan dengan harga patokan per meter yang ditentukan oleh seorang arsitektur. Besar patokan per meternya dari seorang arsitektur sendiri sangat bervariatif mulai dari Rp 100 ribu hingga Rp 200 ribu per meter persegi.

Harga Jasa Arsitek Berdasarkan Presentase Biaya Bangunan

Selain itu, ada juga penyedia jasa arsitek yang menawarkan layanannya berdasarkan presentase biaya pembangunan, contohnya setelah proses pembuatan desain rumah selesai dibuat serta dikalkulasikan maka bisa diketahui bahwa biaya yang harus harus disediakan oleh pemilik senilai Rp 4 miliar untuk proses pembangunan rumah tersebut. Maka tarif jasa arsitek adalah 4,78% (menurut patokan Ikatan Arsitektur Indonesia) dari total biaya Rp 4 miliar.

Nah untuk besaran tarifnya sendiri, seorang penyedia jasa arsitek sebenarnya sudah membuat tolak ukurnya. Misalnya untuk rumah dengan biaya pembuatan di bawah Rp 200 juta, maka presentase biaya adalah sebesar 6,50% dari total biaya pembuatan, sedangkan untuk rumah dengan biaya pembuatan Rp 2 miliar maka biaya yang harus dikeluarkan untuk seorang jasa arsitek adalah 5,51 % dari total biaya pembuatan.

Paket All in.
Selain menyediakan jasa dalam bentuk desain, ada juga seorang arsitek yang menawarkan dirinya untuk membangun sebuah rumah atau sebagai kontraktor. Harga yang ditawarkannya pun sangat bermacam macam, tergantung dari seberapa luas dan bahan material yang digunakan. Dengan metode ini supaya sang pemilik rumah tidak perlu repot-repot lagi mencari seorang kontraktor untuk membangun rumahnya.

Keuntungan Menggunakan Jasa Arsitek.
Bagi Anda yang memilih menggunakan jasa arsitektur tentu bisa dijadikan pertimbangan Anda ketika hendak membangun rumah, karena sebenarnya dengan menggunakan jasa arsitek ada beberapa keuntungan yang akan didapatkan diantaranya adalah:

Dengan menggunakan layanan jasa arsitek akan sangat membantu Anda dalam mewujudkan mendesain rumah impian Anda.

Menggunakan jasa arsitektur justru akan membuat Anda lebih hemat dalam segi biaya, karena seorang arsitektur nantinya akan membuat Rancangan Anggaran Biaya (RAB). Dengan patokan RAB ini Anda akan terhindar dari membengkaknya persiapan dana produksi rumah.

Keuntungan menggunakan jasa desain arsitek ini adalah agar Anda dan keluarga terhindar dari kesalahan struktur bangunan yang berpotensi akan membuat fisik rumah Anda menjadi mudah roboh atau mungkin tidak tahan lama.